Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., membuka secara resmi Workshop Pemetaan Potensi Areal Konservasi pada Lanskap Batang Toru – Harangan Tapanuli
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., membuka secara resmi Workshop Pemetaan Potensi Areal Konservasi pada Lanskap Batang Toru – Harangan Tapanuli di Hotel Hineni, Tarutung, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Pemulihan Ekosistem dan Bina Areal Preservasi Kementerian Kehutanan ini bertujuan untuk mengidentifikasi area dengan nilai konservasi tinggi demi menjaga keberlangsungan ekosistem.
Berikut poin penting dalam kegiatan ini:
Tanggung Jawab Besar: Sebanyak 66% luas lanskap Batang Toru berada di wilayah administratif Kabupaten Tapanuli Utara.
Identitas Daerah: Wabup mengusulkan penguatan nama "Harangan Tapanuli" untuk menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) masyarakat dalam menjaga hutan.
Perlindungan Satwa: Fokus utama pada pelestarian habitat satwa prioritas, khususnya Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) yang merupakan spesies kera besar paling terancam punah di dunia.
Aksi Partisipatif: Workshop ini melibatkan pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa, dan NGO melalui diskusi kelompok untuk menghasilkan data akurat bagi aksi lapangan.
"Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Mari kita lestarikan warisan ini untuk anak cucu kita," pungkas Wakil Bupati.
